Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hotman 911 Datangi Korban Penyekapan 3 Tahun di Bandung, Ungkap Kasus Lain di Garut
Advertisement . Scroll to see content

Tornado Sapu Bandung-Sumedang, BPBD: 834 KK Terdampak, 31 Pabrik dan 493 Rumah Rusak

Kamis, 22 Februari 2024 - 12:15:00 WIB
Tornado Sapu Bandung-Sumedang, BPBD: 834 KK Terdampak, 31 Pabrik dan 493 Rumah Rusak
BPBD Jabar merilis update terkini dampak bencana tornado yang menerjang wilayah perbatasan Kabupaten Bandung dan Kabupaten Sumedang pada Rabu (21/2/2024). (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat merilis update terkini dampak bencana tornado yang menerjang wilayah perbatasan Kabupaten Bandung dan Kabupaten Sumedang, Rabu (21/2/2024). Bencana alam ini terjadi pada Rabu (21/2/2024).

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Jabar Hadi Rahmat mengatakan, terdapat 412 Kepala Keluarga (KK) dan 12 orang yang mengalami luka di Kabupaten Sumedang. Dari angka itu, 21 KK sudah diungsikan ke musala yang terletak di sekitar Desa Mangunarga.

"Korban terdampak Kabupaten Sumedang 412 KK, untuk jumlah jiwa masih dalam pendataan dan validasi," ujar Hadi, Kamis (22/2/2024).

Sementara di Kabupaten Bandung, tercatat ada 422 KK yang terdiri atas 1.359 jiwa terdampak bencana. Selain itu, tercatat pula ada 21 orang yang terluka. Sementara untuk wilayah Kabupaten Bandung, belum diketahui titik pengungsian warga terdampak.

"Kabupaten Bandung 422 KK atau 1.359 jiwa. 21 orang luka-luka," katanya.

Selain itu, BPBD Jabar juga merilis data soal jumlah kerusakan yang ditimbulkan akibat tornado di dua wilayah tersebut. Terdapat 31 pabrik yang rusak (data sebelumnya tertulis 17 pabrik) dan 493 rumah warga yang rusak (data sebelumnya 97 rumah warga).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut