Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Produksi Padi Berlimpah, Bupati Karawang Tolak Impor Beras
Advertisement . Scroll to see content

Tolak Tambang di Galunggung Tasikmalaya, LAK Galuh Pakuan Dukung Masyarakat Adat

Jumat, 19 Maret 2021 - 19:01:00 WIB
Tolak Tambang di Galunggung Tasikmalaya, LAK Galuh Pakuan Dukung Masyarakat Adat
Masyarakat Adat Galunggung, Kabupaten Tasikmalaya menolak aktivitas tambang di Leuweung Keusik. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

“Ini yang harusnya dibuka,” kata  Encep Rujhan, Bendahara AMPAG. 

Oleh karenanya, AMPAG melaporkan kasus pemalsuan tanda-tangan itu ke Polres setempat. Dalam dua hari ini sudah ada empat warga dimintai keterangannya oleh penyidik kepolisian. 

Protes warga akhirnya sampai juga ke Gedung Sate. Maka, Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum pun menemui para demonstran  di Kampung Pasir Ipis, Desa Padakembang, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, pada 7 Maret 2021 lalu. 

Kepada pengunjuk rasa, Wagub Uu ketika itu menyatakan, akan menghentikan sementara aktivitas pertambangan galian pasir di Leuweung Keusik, Gunung Galunggung, karena diduga ada pemalsuan dokumen Izin Usaha Penambangan (IUP) CV Trican yang dikeluarkan oleh Pemprov Jabar pada 2019.

Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Aang Budiana, menilai pernyataan Wakil Gubernur Uu Ruzhanul Ulum tersebut berlebihan. “Yang bisa hentikan izin itu adalah Kementerian ESDM, yang memiliki kewenangan tersebut,” kata Aang Budiana. 

Menurut Aang, terhadap kasus tersebut, pimpinan DPRD  sudah membuat surat ditujukan kepada Pemprov Jabar untuk mengkaji kembali perizinan  CV Trican. Kenapa ada  protes dari masyarakat, Apakah ada cacat prosedural atau tidak.

Editor: Asep Supiandi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut