Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bareskrim Gerebek Tempat Hiburan Malam di Medan, Temukan Barang Bukti Narkoba
Advertisement . Scroll to see content

Toko Ponsel di Bekasi Digerebek Densus 88 Antiteror, Karyawan Masih Syok

Kamis, 09 Mei 2019 - 09:55:00 WIB
Toko Ponsel di Bekasi Digerebek Densus 88 Antiteror, Karyawan Masih Syok
Suasana di kawasan toko ponsel Wanky Cell di Jalan Muchtar Tabrani, Kelurahan Perwira, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jabar, saat digeledah Densus 88 Antiteror Mabes Polri, Rabu malam (8/5/2019). (Foto: iNews/Rahmat Hidayat)
Advertisement . Scroll to see content

Senada dengannya, karyawan Wanky Cell lainnya, Yudha, juga kaget dengan penggeledahan yang dilakukan Densus 88 di tempatnya bekerja. Para karyawan langsung disuruh menutup toko karena tim akan melakukan penggeledahan.

“Tadi polisi datang jam 5-an. Katanya mereka nyari cairan di botol gitu. Tapi saya juga enggak tahu apa-apa dan enggak pernah lihat apa yang dicari itu karena baru sebulan di sini. Tadi ada yang dibawa polisi satu orang, tapi bukan dari sini,” kata Yudha.

Sementara itu, Ketua RT setempat, Zakaria mengatakan, toko aksesori ponsel tersebut sudah hampir dua tahun beroperasi. Pemilik menyewa ruko di wilayah tersebut. Namun, pemilik juga belum pernah melaporkan keberadaan tokonya ke pihak RT setempat.

“Tadi penggeledahan dimulai dari jam 5 sore. Katanya ini pengembangan dari penangkapan terduga teroris sebelumnya. Ada beberapa kotak dalam plastik tadi yang diamankan,” kata Zakaria.

Informasi yang diperoleh, penggeladahan yang dilakukan Densus 88 ditengarai pengembangan terkait penangkapan sejumlah anggota terduga teroris sebelumnya. Dari penggeledahan, Tim Densus 88 mengamankan satu orang pemilik toko yang diduga berinisial E.

Selain itu, beberapa barang bukti di antaranya dua bom pipa besi tanpa dilengkapi switching, pupuk boster lengkeng, HCl dalam botol, serbuk putih dan beberapa cairan di dalam botol.

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut