Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Laporan Kasus Dago Elos Dilimpahkan ke Polda Jabar, 336 Warga Segera Di-BAP
Advertisement . Scroll to see content

Tim Khusus Belum Periksa Polisi yang Diduga Represif di Dago Elos Bandung

Rabu, 16 Agustus 2023 - 10:08:00 WIB
Tim Khusus Belum Periksa Polisi yang Diduga Represif di Dago Elos Bandung
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo. (FOTO: Humas Polda Jabar)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Tim khusus yang dibentuk Polda Jabar dan Polrestabes Bandung belum memeriksa satu pun polisi yang diduga melakukan tindakan represif terhadap massa di Dago Elos. Saat ini tim baru menelusuri dan mendalami dugaan tindak kekerasan itu.

Diketahui, video berisi rekaman tindakan represif aparat saat membubarkan aksi massa di Dago Elos beredar luas di media sosial (medsos). Dalam video tampak polisi menggedor dan mendobrak rumah warga. Bahkan anak kecil berusia 6 tahun terluka kakinya karena bersembunyi di balik pintu yang didobrak itu.
 
Di video lain terlihat polisi masuk ke pemukiman warga melakukan sweeping untuk mencari massa yang berlarian dan bersembunyi seusai terjadi chaos. Namun aparat tak menemukan orang yang mereka cari.

Personel pengendalian massa (dalmas) yang dikerahkan untuk melakukan pembubaran pada Senin (14/8/2023) malam itu merupakan gabungan dari Polda Jabar dan Polrestabes Bandung.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan, tim khusus akan menelusuri petugas yang diduga bertindak represif terhadap massa di Dago Elos, Kecamatan Coblong, Kota Bandung. Penelusuran dilakukan untuk memastikan benar atau tidak polisi melakukan tindakan represif.

"Sudah dibentuk tim khusus untuk melihat kondisi tersebut (dugaan tindakan represif). Apakah pelaksanaan tugas itu sudah sesuai prosedur atau bagaimana. Nanti hasilnya akan kita info lagi," kata Kabid Humas Polda Jabar, Rabu (16/8/2023). 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut