Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mudik Gratis Kapal Perang Diserbu Pemudik, KRI Banda Aceh Angkut Ribuan Orang
Advertisement . Scroll to see content

Tim Gabungan Ahli dan Peneliti Universitas Indonesia Ciptakan Peta Sebaran Korona

Sabtu, 21 Maret 2020 - 13:30:00 WIB
Tim Gabungan Ahli dan Peneliti Universitas Indonesia Ciptakan Peta Sebaran Korona
Direktur Direktorat Inovasi dan Science Universitas Indonesia, Ahmad Gamal saat menjelaskan terkait peta sebaran korona di Indonesia. (Foto: iNews/Iyung Rizky)
Advertisement . Scroll to see content

Dilihat di peta, seluruh kawasan Jakarta terlihat berwarna merah. Sementara di kawasan Depok berwarna kuning tapi tetap tingkat kerawanan juga cukup tinggi.

Untuk daerah yang berwarna putih, bukan berarti bebas korona. Menurut Ahmad, hal ini bisa jadi karena timnya belum mendapatkan data yang akurat terkait area tersebut.

“Atau bisa juga, banyak yang sakit flu dan batuk tapi tidak melapor, sehingga datanya minim,” katanya.

Ahmad menambahkan, titik koordinat yang ada dalam peta menunjukkan kawasan tempat tinggal pasien, baik yang positif, PDP atau ODP. Selain itu, tim masih berupaya menambahkan titik koordinat layanan kesehatan seperti rumah sakit rujukan, laboratorium yang dapat melakukan tes korona.

“Titik-titik koordinat yang berwarna dalam peta itu juga menunjukkan kerawanan area tersebut,” katanya.

Kini peta ini sudah dapat diakses masyarakat melalui link khusus melalui web browser https://qgiscloud.com/ardiansyah18/CORONA_INA_19032020/. Dia berharap dengan peta ini, dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat akan virus korona terutama di wilayah tempat tinggalnya.

Para Ahli Peneliti Gabungan Universitas Indonesia berharap, data peta overlay ini nantinya dapat mendukung input data untuk portal tersebut dan portal lain guna membantu pengendalian penyebaran virus korona di Indonesia.

Editor: Umaya Khusniah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut