Terungkap! Motif Ibu Tiri Aniaya Balita hingga Tewas di Bandung gegara Cemburu
BANDUNG, iNews.id - Motif cemburu menjadi pemicu utama penganiayaan yang berujung pada kematian Raditya Allibyan Fauzan atau Pian, balita 4 tahun asal Cipadung, Kota Bandung. Satreskrim Polrestabes Bandung menetapkan ibu tiri korban sebagai tersangka setelah penyidik menemukan bukti kuat adanya tindak penganiayaan yang dilakukan secara berulang.
Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Bandung mengungkap bahwa pelaku mengaku merasa cemburu karena suaminya dianggap lebih menyayangi Pian dibanding anak kandungnya sendiri. Kecemburuan itu kemudian berubah menjadi tindakan kekerasan terhadap korban di rumah kontrakan keluarga.
Dalam pemeriksaan intensif, tersangka mengakui kekerasan terhadap Pian dipicu rasa iri dan tidak terima dengan perhatian suaminya kepada anak bungsu dari istri pertamanya tersebut. Pelaku disebut kerap melampiaskan kecemburuan dengan tindakan fisik yang terus berulang.
Hasil ini diperkuat temuan autopsi yang dilakukan tim forensik RS Bhayangkara Sartika Asih. Autopsi menunjukkan adanya banyak luka lama dan baru di tubuh Pian, termasuk benturan keras di bagian kepala.
Kasatreskrim Polrestabes Bandung Kompol Anton membeberkan hasil lengkap autopsi yang menunjukkan adanya pola kekerasan.