Terungkap, Jembatan KW 6 Karawang Ambles akibat PUPR Kekurangan Tenaga Ahli
Sementara itu, Direktur Karawang Budgeting Control ( KBC), Ricky Mulyana menilai amblesnya Jembatan KW 6 akibat Dinas PUPR tidak menjalankan tugas dengan baik. Dinas PUPR sebagai penyedia jasa telah gagal melakukan pembangunan.
"Temuan kami di lapangan membuktikan Dinas PUPR tidak melakukan perencanaan yang baik yang berdampak pada pemborosan anggaran. Penyedia jasa dan pengguna jasa sudah gagal dalam melakukan belanja infrastruktur," kata Ricky.
Menurut Ricky, peristiwa amblesnya Jembatan KW 6 merupakan kegagalan yang kesekian kali dari banyak pengerjaan kontruksi gagal yang dilakukan oleh PUPR.
Namun tidak kekurangan tenaga ahli tidak bisa menjadi alasan untuk PUPR melakukan banyak kegagalan.
"Ini harus menjadi dasar bagi Bupati Cellica untuk melakukan evaluasi atas kinerja mereka. Dampak dari kerjaan yang asal-asalan dirasakan langsung oleh masyarakat seperti Jembatan KW 6 yang tidak bisa digunakan hingga masyarakat harus mencari jalan alternatif," katanya.
Editor: Asep Supiandi