Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Klaster Pesantren di Tasikmalaya, Semua Santri Positif Covid-19 Telah Sembuh
Advertisement . Scroll to see content

Tersisa 287 Pasien Positif Covid-19, Kota Tasikmalaya Diklaim Keluar dari Zona Merah

Selasa, 02 Maret 2021 - 21:57:00 WIB
Tersisa 287 Pasien Positif Covid-19, Kota Tasikmalaya Diklaim Keluar dari Zona Merah
Kadinkes ota Tasikmalaya Uus Supangat. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

Dia mengemukakan, Pemkot Tasikmalaya telah berupaya maksimal untuk menangani ratusan santri dan pengajar yang terpapar wabah Covid-19 di Pondok Pesantren Persis 67 Benda.

Ivan menuturkan, klaster pondok pesantren menjadi salah satu penilaian Pemerintah Provinsi Jabar menetapkan Kota Tasikmalaya sebagai zona merah Covid-19.

Setelah tidak adanya klaster pesantren, kata dia, maka Provinsi Jabar akan mengevaluasi perkembangan kasus penularan Covid-19 itu, kemudian menentukan kembali kebijakan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat.

Jika status Kota Tasikmalaya masih zona merah, tutur dia, maka pemerintah daerah akan terus memperketat kegiatan masyarakat untuk mencegah penularan Covid-19.

"Namun sekarang pendekatannya lebih ke mikro, kalau ada RT yang merah, wilayah itu yang di-lockdown," tutur Ivan.

Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya mencatat jumlah kasus positif Covid-19 di Ponpes Persis 67 Benda sebanyak 389 orang. Mereka terdiri atas santri, pengajar, dan karyawan.

Mereka yang terpapar Covid-19 menjalani isolasi di asrama pesantren, Hotel Crown, Rumah Sakit Dewi Sartika, Rumah Sakit Purbaratu, dan Rumah Sakit Umum Daerah dr Soekarjo, hingga akhirnya sembuh setelah menjalani isolasi dan penanganan medis selama 10 sampai 14 hari.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut