Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Yosef Hidayah Tersangka, Polisi Kembali Police Line Rumah TKP Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang
Advertisement . Scroll to see content

Tersangka Keukeuh Bantah Bunuh Ibu dan Anak di Subang, Dirreskrimum: Kami Tak Kejar Pengakuan

Sabtu, 21 Oktober 2023 - 00:21:00 WIB
Tersangka Keukeuh Bantah Bunuh Ibu dan Anak di Subang, Dirreskrimum: Kami Tak Kejar Pengakuan
Dari kiri ke kanan, 5 orang yang ditetapkan Polda Jabar sebagai tersangka kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Danu, Mimin, Abi, Arigi, dan Yosef. (FOTO: DOK)
Advertisement . Scroll to see content

Rumah TKP pembunuhan, walaupun telah diserahkan kepada Yosef Hidayah sejak 19 Agustus 2022, tetapi hingga saat didatangi masih sama seperti saat kejadian. Yaitu, masih terdapat bercak darah. Keterangan Danu pun konsisten saat berada di TKP.

Hasil keterangan dari Danu, ia mengatakan Danu diminta Yosep untuk membawa dan menyerahkan golok. Namun, Danu mengaku tidak melihat siapa yang menggunakan golok tersebut. Danu pun memberikan keterangan tersangka lain, Yosef, Mimin, Arighi, dan Abi, berada di TKP.

Terkait golok yang diduga digunakan untuk menghabisi nyawa Tuti dan Amalia, Kombes Pol Surawan menyatakan, masih dicari. Penyidik terus memeriksa intensif para tersangka. "Kami masih mencari dulu (golok) dengan melakukan interogasi kepada tersangka," ujar Kombes Pol Surawan.

Diketahui, kasus pembunuhan almarhumah Tuti dan Amelia terjadi pada Rabu 18 Agustus 2021. Korban Tuti dan Amalia ditemukan tewas bersimbah darah dalam bagasi Alphard. Kasus sempat diselimuti misteri selama 2 tahun 3 bulan. Namun, penyelidikan tidak pernah berhenti.

Penyidik Ditreskrimum Polda Jabar kembali intensif memerikan para saksi dan keluarga dekat kedua korban tiga bulan terakhir, Agustus, September, dan Oktober 2023. Hasilnya, dua pekan lalu, Muhammad Ramdanu, keponakan almarhumah Tuti, mengaku terlibat dalam pembunuhan itu.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut