Tempat Ziarah di Cirebon, Makam Syarif Hidayatullah hingga Petilasan Sunan Kalijaga
5 Tajug Pejlagrahan

Tajug Pejlagrahan berlokasi di belakang Keraton Pakungwati, kini Keraton Kasepuhan, Kampung Sitimulya, Kesepuhan, Lemahwungkuk, Kota Cirebon. Masjid ini berdiri sejak 1452. Tajug Pejlagrahan tak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga tempat pertemuan warga atau sekretariat kuwu (kepala desa).
6. Petilasan Sunan Kalijaga

Petilasan Sunan Kalijaga berada di Jalan Bhakti Abri, Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon. Petilasan ini dipercaya sebagai Sunan Kalijaga tinggal dan beribadah selama berkunjung ke Cirebon.
Sunan Kalijaga menghabiskan waktu yang cukup lama di sini saat proses pembangunan Masjid Agung Sang Cipta Rasa. Sebab, Sunan Kalijaga ditunjuk sebagai arstitek masjid tersebut.
7. Makam Putri Ong Tien

Makam Putri Lie Ong Tien berada dalam kompleks makam Sunan Gunung Jati yang berlokasi di Jalan Alun-Alun Ciledug, Kelurahan Astana, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon. Putri Lie Ong Tien adalah putri dari Kaisar Hong Gie, penguasa Dinasti Ming. Lie Ong Tien diperistri oleh Sunan Gunung Jati.
Kedekatan hubungan antara Sunan Gunung Jati dan Putri Ong Tien membuat akulturasi budaya pribumi dan China di Cirebon sangat kental. Makam Ong Tien cukup ramai didatangi peziarah saat menjelang perayaan Tahun Baru Imlek.
8. Kelenteng Talang

Kelenteng Talang berada di Jalan Talang Nomor 2, Kelurahan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon. Tempat ibadah umat Konghucu ini berdiri sejak 1450. Pada awal pendiriannya, kelenteng ini difungsikan sebagai lokasi ibadah umat Islam asal China yang menganut mazhab Hanafi. Seiring meningkatnya populasi warga Tionghoa, tempat ini beralih menjadi tempat ibadah penganut Konghucu.
Editor: Agus Warsudi