Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Akses Jalan SDN 2 Tugu Tasikmalaya Dibenteng, Warga Bersedia Hibahkan Lahan 
Advertisement . Scroll to see content

Tembok yang Tutup Jalan Sekolah Dibangun Tanpa IMB, Wagub Jabar: Ini Menyalahi Aturan

Sabtu, 04 September 2021 - 09:13:00 WIB
Tembok yang Tutup Jalan Sekolah Dibangun Tanpa IMB, Wagub Jabar: Ini Menyalahi Aturan
Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum meninjau tembok tinggi yang menutup akses jalan menuju SDN 2 Tugu Kota Tasikmalaya. (Foto: iNews/Asep Juhariyono)
Advertisement . Scroll to see content

TASIKMALAYA, iNews.id - Tembok yang menutup akses jalan bagi pelajar SDN 2 Tugu, Kelurahan Tugujaya, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, ternyata dibangun tanpa izin mendirikan bangunan (IMB). Karena itu menurut Wakil Gubernur (Wagub) Jabar Uu Ruzhanul Ulum, pembangunan tembok itu menyalahi aturan.

Fakta tersebut terungkap saat Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum meninjau lokasi tembok besar dan SDN 2 Tugu Kota Tasikmalaya, Jumat (3/9/2021). Uu datang untuk melihat langsung gerbang atau akses jalan menuju sekolah yang ditutup pagar beton setinggi tiga meter oleh pemilik lahan.

Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, diperintahkan oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil untuk datang ke sekolah yang sedang ramai diperbincangkan karena gerbang dipagar beton oleh pemilik lahan.

"Hasil peninjuanan, polemik penutupan gerbang sekolah ini harus segera diselesaikan dengan cara musyawarah dengan pemilik lahan. Sampai saat ini pemilik lahan belum mau memberikan akses jalan untuk sekolah," kata Wagub Jabar.

Selain itu, ujar Uu Ruzhanul Ulum, ditemukan fakta, pendirian benteng beton itu belum memiliki IMB. Ukuran pagar beton terlalu tinggi atau tidak sesuai aturan. "Agar permasalahan ini tak berlarut-larut, saya semua pihak secepatnya melakukan musyawarah untuk mencari solusi," ujar Uu Ruzhanul Ulum.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut