Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jalan Kabupaten Longsor, Akses ke Road Upper Cisokan KBB Terputus
Advertisement . Scroll to see content

Tanam 1.600 Pohon, Lahan Kritis Penyebab Banjir di Saguling KBB Dihijaukan 

Senin, 29 November 2021 - 12:47:00 WIB
Tanam 1.600 Pohon, Lahan Kritis Penyebab Banjir di Saguling KBB Dihijaukan 
Lahan kritis yang ada di daerah perbukitan di Desa Cikande Kecamatan Saguling, KBB, yang pada Sabtu (6/11/2021) sempat dilanda banjir bandang, kini kembali dihijaukan dengan ditanami sebanyak 1.600 pohon. (Foto: MPI/Adi Haryanto)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG BARAT, iNews.id - Banjir bandang yang terjadi di Desa Cikande dan Bojonghaleuang, Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Sabtu (6/11/2021) lalu disebabkan lahan kritis di luar kawasan hutan. Akibat peristiwa tersebut tercatat sebanyak 46 rumah, satu sekolah, dan jalan sepanjang 500 meter yang terkena banjir bandang disertai lumpur. 

Berkaca dari hal tersebut, pihak pengembang kawasan Kota Baru Parahyangan Padalarang, bersama Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, melakukan rehabilitasi lahan dengan menanam ribuan pohon di lahan kritis yang ada di Desa Cikande, Kecamatan Saguling, KBB. Tujuannya agar ke depan tidak lagi terjadi banjir bandang di kawasan tersebut.

"Untuk mencegah bencana banjir bandang seperti pada awal November lalu terulang lagi, maka dilakukan penanaman 1.600 pohon di lahan kritis yang ada di Desa Cikande," ujar General Manager PT Belaputera Intiland, Ryan Brasali, Senin (29/11/2021).

Ryan mengatakan, pada saat bencana banjir bandang diawal November lalu sempat juga menerjang kawasan Kota Baru Parahyangan. Sehingga penanaman pohon akan menjadi kegiatan rutin. Kemudian secara bertahap ditargetkan dalam setahun bisa ditanam sebanyak 10.000 pohon di sejumlah lahan kritis agar kembali bisa hijau. 

"Kalau sampai saat ini sudah 60.000 pohon yang ditanam di lahan Kota Baru Parahyangan. Harapannya supaya tidak terjadi erosi, mencegah bencana, dan juga untuk penghijauan," tuturnya. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut