Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Waspada! Kasus Penyakit Kelamin Raja Singa Banyak di Kota Bandung, 830 Penderita
Advertisement . Scroll to see content

Tak hanya Penyakit Kelamin Sifilis, Kasus TBC juga Tinggi di Jabar

Sabtu, 10 Juni 2023 - 17:35:00 WIB
Tak hanya Penyakit Kelamin Sifilis, Kasus TBC juga Tinggi di Jabar
Dinkes Jabar mencatat, jumlah penderita baru TBC di Jawa Barat meningkat setiap tahun. (FOTO: (Foto: Ilustrasi/Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Kabid P2P Dinkes Jabar menuturkan, penanganan TBC tergolong panjang. Selain itu, perawatan penderita juga tidak bisa mudah. 

Obat-obatan yang dikonsumsi penderita TBC tergolong mahal. Belum lagi soal penularan penyakit ini sangat mudah.

"Ini kan menjadi permasalahan sebetulnya, pengobatannya selama 6 bulan. Terus kalau menular ke anak-anak seperti apa TBC ini," tutur Kabid P2P Dinkes Jabar.

Rochady HS Wibawa mengatakan, obat TBC itu ada beberapa macam. Dua di antaranya, sensitif dan resisten bagi penderita. Untuk resisten, obat ini tidak bisa dipakai.

"Itu obat mahal. Satu kali pengobatan bisa sampai Rp250 juta. Satu hari rata-rata obat yang diminum sekitar Rp14 juta. Kalau misalnya itu dibiayai APBD, kayanya bisa habis," ucap Rochady HS Wibawa.

Pemprov Jabar, ujar dia, memiliki keterbatasan dalam melakukan tindakan penanganan terhadap penderita. Sebab, pemerintah kabupaten/kota yang memiliki kebijakan penuh untuk menangani kasus itu.

Namun, Pemprov Jabar turut membantu memberikan obat di puskesmas. "Pemprov kan tidak punya area. Nah yang punya area itu kabupaten/kota. Kita (Pemprov Jabar) mah tinggal mendukung obat-obatan ke puskesmas. Kemudian alat-alat pemeriksaan deteksi dini juga agar selalu tersedia," ujar dia.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut