Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tebal Tumpukan Sampah Capai 70 Meter, TPA Sarimukti Masih Terbakar
Advertisement . Scroll to see content

Tak Ada TPS, Sampah Menggunung di Kolong Tol Padalenyi Bojong Soang Bandung 

Rabu, 30 Agustus 2023 - 11:21:00 WIB
Tak Ada TPS, Sampah Menggunung di Kolong Tol Padalenyi Bojong Soang Bandung 
Sampah menggunung di kolong jembatan Tol Padalenyi, Desa Cipagalo, Kecamatan Bojong Soang, Kabupaten Bandung. (Foto: iNews.id/Erick Fahrizal)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Kolong jembatan Tol Padalenyi, Desa Cipagalo, Kecamatan, Bojong Soang, Kabupaten Bandung, menjadi lautan sampah, Rabu (29/8/2023). Salah satu penyebab tumpukan sampah itu imbas dari kebakaran di TPA Sarimukti Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Lokasi itu dijadikan sebagai tempat pembuangan sampah oleh warga. Sampah pun menumpuk berbulan-bulan hingga menimbulkan bau tak sedap. Bahkan menggunungnya sampah mencapai ketinggian 2 meter dengan panjang tumpukan sampah sekitar 30 meter. Sampah-sampah tersebut cukup beragam dari rumah tangga maupun industri yang bercampur menjadi satu.

Diketahui sampah-sampah ini sudah menumpuk di kolong tol ini selama kurang lebih 3 bulan. Hal ini membuat warga yang tinggal berdekatan dengan lokasi sampah itu terganggu karena sering kali sampah-sampah tersebut mengeluarkan bau busuk.

"Jualan udah lima tahun jalan di sini. Saya sudah dua tahun di sini sampah sudah ada, kadang-kadang (diangkut) satu bulan dua bulan sekali. Iya (keganggu) tapi maksain (jualan) karena butuh. Maunya sekarang-sekarang diberesin," ujar Diah.

Kolong tol tersebut sebenarnya bukanlah tempat pembuangan sampah sementara atau TPS. Namun kurangnya TPS serta kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan menjadikan sampah terus menumpuk. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut