Tak Ada Beras Murah di Purwakarta, Tukang Nasi Uduk Kurangi Pembelian dan Porsi
Pengurangan pembelian ini sebagai cara untuk menyiasati mahalnya harga beras. Selain juga mengurangi sedikit porsi nasi uduk yang dijualnya.
Sementara tingginya harga beras menurut sejumlah pedagang sudah terjadi sejak beberapa bulan lalu. Penyebabnya mereka tak mengetahuinya secara pasti. Namun mereka menduga sebagai dampak musim kemarau, para petani tidak menanam padi atau gagal panen,
Para pedagang pun mengaku dengan tingginya harga beras, pembeli juga menurunkan jumlah pembeliannya, sehingga menurunkan omzet.
"Sejak kenaikan beras omzet menurun sekitar 50 persen dari situasi normal," tutur Zaenudin, pedagang.
Diperkirakan harga beras masih akan tinggi seiring masih berlangsung kemarau panjang. Untuk menstabilkan harga, para pedagang dan pembeli berharap pemerintah segera menggelar operasi pasar beras.
Editor: Asep Supiandi