Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jalur Kereta Api Ambles di Cilacap, KA Lintas Selatan Terganggu
Advertisement . Scroll to see content

Stasiun KA Cikajang Garut Tinggal Kenangan, Pernah Berjaya Sebelum Tahun 1982

Minggu, 09 Oktober 2022 - 09:10:00 WIB
Stasiun KA Cikajang Garut Tinggal Kenangan, Pernah Berjaya Sebelum Tahun 1982
Kondisi Stasiun Cikajang terkini dengan kondisi sebagian atap rusak dan hilang. Warna catnya yang pudar dan kusam telah penuh dengan coretan gambar. (Foto: iNews.id/Fani Ferdiansyah)
Advertisement . Scroll to see content

Selain itu, layanan KA juga sangat bermanfaat pula bagi para pelajar yang meneruskan sekolah di perkotaan Garut. Prof Kunto menyebutkan, sekurang-kurangnya ada empat faktor yang menyebabkan terhentinya aktivitas kereta api dari Stasiun Garut ke Cibatu dan Cikajang (dan sebaliknya). 

Pertama, telah usangnya lokomotif dan rel-relnya serta habis masa pakainya. Hal itu dikarenakan semua lokomotif yang mulai dioperasikan sejak masa pemerintah kolonial Belanda belum pernah diganti dengan yang baru. 

"Selain itu, sejak kemerdekaan RI sampai 1980-an rel-relnya belum pernah diperbaiki atau diganti dengan yang baru sehingga semakin lama semakin tidak memadai lagi untuk dipakai," katanya. 

Karena sudah tidak ada lagi lokomotif yang siap beroperasi, ditambah dengan adanya letusan Gunung Galunggung pada tahun 1982, yang berakibat pada rusaknya sarana serta prasarana kereta, serta dampak abu vulkanik pada air untuk digunakan pada lokomotif uap, maka jalur ini pun ditutup pada tahun 1982.

Kini, Stasiun Kereta Api Cikajang hanya tinggal kenangan. Stasiun ini telah ditutup selama 40 tahun seiring dengan dihentikannya operasional jalur Cibatu-Cikajang pada 1982.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut