Sosok Dewa Kipas dari Bandung, Pernah Berguru ke Grand Master Catur Indonesia
Kenal dan mulai suka dengan catur, Dadang kemudian memutuskan menjadi bagian klub catur Ganesha ITB binaan Dr Kusno, Iis Aisyah, dan Abdurachman.
Setelahnya, Dadang pindah ke klub catur Wibawa Mukti besutan Pemerintah Kotamadya Bandung. Di klub itu, Dadang bahkan dipercaya menjadi wakil bendahara.
Menurut Dadang, saat digembleng di klub catur Wibawa Mukti, dirinya pun kerap bertemu para grand master catur, seperti Wawan Setiawan, Deni Sanjaya, Purnama, hingga Roni Lukman.
Tidak hanya itu, Dadang sendiri mengaku pernah belajar bermain catur bersama Grand Master (GM) catur pertama Indonesia, Herman Suradiradja.
"Saya juga pernah belajar dari Pak Herman Suryadiraja karena tetanggaan. Pamannya Nia Daniati. Idola saya juga. Pak Herman bisa lawan ratusan (secara) simultan," ujarnya.