Sopir Dump Truk yang Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Purbaleunyi Dites Urine
Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi mengatakan, kecelakaan beruntun di Jalan Tol Purbaleunyi Kilometer 91 diduga akibat dump truk yang overload atau kelebihan muatan.
Meski begitu, hingga kini petugas masih terus mendalami kasus kecelakaan yang melibatkan 20 kendaraan. Termasuk memeriksa sejumlah saksi yang di antaranya sopir dump truk bernama Subana (40).
Dia menjelaskan, Jalan Tol Purbaleunyi Kilometer 91 di sekitar lokasi kejadian kondisinya sedikit menurun. Sehingga, kendaraan besar jenis dump truk yang mengangkut tanah merah itu hilang kendali.
Akibat beban muatannya yang overload, sistem pengereman kendaraan besar itu terganggu. Sehingga, dump truk tersebut menabrak apa saja yang ada di depannya.
“Dari keterangan saksi, kendaraan tersebut mengangkut 34 ton tanah merah. Padahal, kapasitas dari dump truk itu hanya 20 ton. Jadi jelas, itu overload," katanya.
Atas hal itu, untuk sementara pihaknya menduga kecelakaan beruntun terjadi akibat dua kendaraan dump truk yang kelebihan muatan. “Sopir truk sampai sekarang masih diperiksa, tapi statusnya masih saksi," kata dia.
Kecelakaan beruntun di Jalan Tol Purbaleunyi KM 91 pada Senin (2/9/2019) melibatkan 21 kendaraan. Beberapa kendaraan hangus terbakar. Delapan orang meninggal dunia dan puluhan korban lainnya luka-luka akibat peristiwa itu.
Editor: Kastolani Marzuki