Sopir Bus Maut di Sukabumi Ternyata Seorang Kernet, Ini Pengakuannya
Adam menilai kondisi bus tidak laik jalan, karena saat posisi turunan di tikungan, kondisi rem blong sehingga dia tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya. “Saat saya bawa diturunan rem-nya blong. Saya coba dari gigi lima langsung ke gigi satu. Saat itu saya dihalangi motor, kalau tidak akan menabrak dinding,” ujarnya.
Adam juga membantah melarikan diri. Dia mengaku tidak melompat keluar saat bus masuk jurang, tapi tetap bertahan hingga kendaraan berhenti. Setelah itu dia keluar untuk mencari air karena merasa haus dan bersembunyi di dekat Sungai Citarik. “Saya haus dan takut dipukuli warga,” ucapnya.
Diketahui dalam kecelakaan maut tersebut 23 orang tewas. Para korban merupakan karyawan PT Catur Putra Raya, Bogor, yang sedang dalam perjalanan gathering.
Editor: Donald Karouw