Soal Risma Marahi Pendamping PKH saat Rapat, Begini Penjelasan Sekjen Kemensos
Dia menguraikan dalam kaitan program PKH pendamping yang mengecek data, updating data, yang dilakukan pemda. Untuk mekanisme data diusulkan untuk pembaharuan di DTKS.
Namun pada mekanisme itu belum tersampaikan oleh pendamping yang seolah-olah pihak Kemensos yang mencoret. Padahal pihak Kemensos tidak mencoret, dan ada data PKH yang memang masih proses penyaluran.
"Jadi miskom karena proses, waktu ibu memimpin rapat itu kan sangat ketat, banyak aspek yang dibahas," ujar dia.
"Jadi ada 26 KPM, tambahan itu, miskomnya di situ. jadi disebut sudah dicoret, sebetulnya belum dicoret, tapi belum cair. Itu yang ada kekeliruan pendampingnya juga sudah diklarifikasi dan minta maaf," katanya.
Dia menambahkan Mensos yang sebagai seorang ibu kepada anak jika ada kekeliruan, wajar menegur dan beliau selalu mengingatkan kepada semuanya bagaimana mengoptimalkan tentang DTKS.
"Jadi sudah clear ya wajar lah komunikasi seperti itu, komunikasi publik, kan ibu (Risma) sangat terbuka. Ya ini masalah pertama, setiap kunjungan kerja, ibu (Risma) harus mengungkap masalah yang ada harus diungkap," ucapnya.
Editor: Asep Supiandi