Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Golkar KBB Siap Rebut Kembali Kemenangan di Pemilu 2024, Target Minimal Raih 10 Kursi
Advertisement . Scroll to see content

Smart Farming Tingkatkan Hasil Panen Pertanian tapi Butuh Modal Besar

Sabtu, 25 Februari 2023 - 17:12:00 WIB
Smart Farming Tingkatkan Hasil Panen Pertanian tapi Butuh Modal Besar
Smart farming diharapkan berkembang dan diterapkan oleh para petani holtikultura di kawasan Lembang karena praktis dan mampu meningkatkan hasil panen. (Foto/Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

"Untuk kebutuhan air penyiraman per polybag dikasih 200 ml jadi total dalam sehari hanya butuh 1 liter per tanaman. Kerjanya relatif santai, paling nanti pas mau masuk fase penyerbukan atau polinasi itu harus manual," ujar dia.

Ke depan diharapkan kawasan Lembang yang merupakan daerah yang dikenal sebagai produsen hortikultura perlu memanfaatkan teknologi smart farming. 

Hanya saja pengalihan sistem ini belum bisa diterima secara luas karena keterbatasan biaya dan pengetahuan tentang teknologi.

Koordinator Penyuluh Pertanian Lembang W Darwin mengatakan, jumlah kelompok petani yang sudah menerapkan sistem pertanian smart farming tidak lebih dari 10 kelompok. 

Kendala terbesar sistem pertanian digital adalah membutuhkan modal besar, walaupun sistem ini dapat membantu petani meningkatkan hasil panennya.

Selain itu, lanjut dia, smart farming bisa dikatakan efektif jika produk pertanian yang dihasilkan memiliki nilai ekonomis tinggi. 

Artinya tidak semua produk pertanian cocok memanfaatkan teknologi smart farming ini. "Ya kalau tanaman yang biasa-biasa tidak akan seimbang antara berapa nilai investasi yang dikeluarkan dengan hasil didapatkan," kata W Darwin.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut