Siswi SD Meninggal karena DBD, Korban Tewas di Tasikmalaya Bertambah Jadi 20 Orang
TASIKMALAYA, iNews.id – Seorang bocah perempuan, siswi kelas 6 SD, asal Kelurahan Panglayungan, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar), meninggal karena demam berdarah dengue (DBD), Jumat (31/7/2020). Kasus kematian akibat DBD di kota ini kini bertambah menjadi 20 orang sepanjang 2020.
Korban bernama Raisa Candrawinata, meninggal saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dokter Soekardjo Tasikmalaya, sejak empat hari lalu. Korban sempat mengalami muntah darah saat dalam perawatan hingga akhirnya meninggal dunia.
Menurut kakek korban, Ahdiat Supendi (57), cucunya mulai menderita gejala suhu panas yang tinggi dua hari sebelum dibawa ke rumah sakit. Kedua orang tuanya lalu membawa Raisa berobat ke dokter.
Setelah menjalani pemeriksaan, dokter meminta mereka menunggu dua hari karena trombositnya belum kelihatan menurun. Namun, setelah berobat ke dokter, suhu tubuh Raisa tidak kunjung turun.
“Panasnya tidak kunjung turun dan akhirnya cucu saya dibawa ke rumah sakit. Dia langsung menjalani rawat inap dan sempat mengalami muntah darah,” kata Ahdiat Supendi.