Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Cerai dengan Atalia, Ridwan Kamil Bicara soal Harta Gono-Gini hingga Hak Asuh Anak
Advertisement . Scroll to see content

Siapkan Agenda Politik, Emil Sebut Jabar Selatan Prioritas Pemekaran

Jumat, 07 September 2018 - 13:50:00 WIB
Siapkan Agenda Politik, Emil Sebut Jabar Selatan Prioritas Pemekaran
Gubernur Jabar Ridwan Kamil memukul gong saat membuka kongres Nasional ke-13 Himpsi di Kota Bandung. (Foto: iNews.id/Yogi Pasha)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil berkomitmen mendorong sejumlah pemekaran wilayah dalam pemerintahannya di lima tahun ke depan. Dia akan berupaya melakukan lobi politik kepada pemerintah pusat untuk mewujudkan harapannya sejak masih berkampanye.

Di hari pertama kerjanya sebagai gubernur, Emil memasukan agenda politik pemekaran Jabar Selatan ke dalam salah satu program prioritas. Dia menilai pembangunan di Jabar saat ini belum merata. Pertumbuhan pembangunan yang secara masif dan dapat dirasakan baru terjadi di wilayah Jabar utara dan tengah. Sementara wilayah selatan relatif tertinggal.

"Yang jadi prioritas Jabar selatan kalau pemekaran. Teorinya gini, terjadi ketimpangan dan kekosongan pelayanan publik yang terlalu jauh. Jadi Itu yang diprioritaskan," kata Emil usai membuka kongres Nasional ke-13 Himpsi di Hotel Grand Prama Preanger, Kota Bandung, Jumat (7/9/2018).


Emil menilai, pemekaran di Jabar sudah seharusnya dilakukan. Dengan memiliki sekitar 48 juta penduduk dan memiliki jumlah penduduk terbesar di Indonesia, dinilainya tidak sebanding dengan kondisi saat ini yang hanya memiliki 27 kota/kabupaten. "Minimal ada 4 daerah baru yang terbentuk," ujarnya.

Emil membandingkan dengan sejumlah provinsi lain di Indonesia, seperti Sumatera Utara (Sumut) dengan jumlah penduduk 12 juta jiwa memiliki daerah sebanyak 33 daerah, Jawa Timur (Jatim) 40 juta jiwa dengan 38 daerah. "Jadi, Jabar ini penduduk banyak daerahnya sedikit. Maka jangan heran ngurus KTP bisa delapan jam. Bisa habis dua hari untuk urusan sederhana saja," ucapnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut