Sewaktu-waktu Bisa Gempa Bumi, Ini 6 Sesar Aktif di Jawa Barat
Gempa bumi akibat Sesar Lembang pernah terjadi pada tahun 28 Agustus 2011 terjadi gempa bumi yang berkekuatan M3,3 pada kedalaman yang sangat dangkal hingga mengakibatkan dampak signifikan. Gempa yang terjadi saat itu, merusak 384 rumah warga di Kampung Muril, Desa Jambudipa, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Kemudian terjadi lagi gempa bumi 14 dan 18 Agustus 2017. Gempa juga dirasakan di jalur sesar aktif tersebut pada 14 Agustus 2017 berkekuatan M2.8, dan pada 18 Agustus 2017 dengan kekuatan M2.9.
4. Sesar Citarik
Sesar ini membentang membelah Jawa Barat dari selatan sampai utara, mulai dari Teluk Palabuhanratu, antara Gunung Salak–Pangrango, Bogor, Jonggol dan berujung di Bekasi.
5. Sesar Garut Selatan (Garsela)
Sesar ini membentang dari barat daya-timur laut wilayah Garut yang terdiri dari dua segmen. Sesar ini merupakan sesar aktif, ini dibuktikan dengan gempa-gempa yang terjadi, salah satunya pada tahun 2015 sesar ini menimbulkan ratusan gempabumi walaupun kekuatannya sangat kecil, tetapi itu menjadi bukti bahwa Sesar Garsela merupakan sesar yang aktif.
6. Sesar Cipamingkis
Sesar ini berada di wilayah Sukabumi bagian timur, yang berarah barat daya-timur laut. Sesar ini juga merupakan sesar aktif, hal ini dibuktikan dengan aktivitas dari sesar ini pada tahun 2018 merelease puluhan gempa bumi walaupun kekuatannya sangat kecil, hanya tercatat oleh seismograf, tetapi ada beberapa gempa yang dirasakan juga.
Editor: Asep Supiandi