Seusai Pemakaman, Ridwan Kamil Sampaikan Sepenggal Cerita tentang Anak Sulungnya Eril
"Kami belajar tentang hidup yang tidak semata terdiri atas lamanya hari, tetapi tentang tiap hela napas yang dipakai untuk berbuat baik. Walaupun hal kecil dalam sehari-hari," tutur Gubernur Jabar.
Selain itu, kata Kang Emil, keluarga mengikhlaskan kepergian Eril karena menyadari bahwa Allah SWT telah mencukupkan amalnya dan menutup kemungkinan bertambah kekhilafannya. "Mungkin akan berat, tapi kami sudah menyiapkan hati, kalau kami tidak akan pernah melihat jasadnya untuk terakhir kali," ucapnya.
"Kami sangat bersyukur dianugerahi seorang putra yang dalam hidupnya, bahkan dalam pulangnya, masih mendatangkan cinta kepada kami, sang orang tua," ujar Kang Emil.
Ridwan Kamil menyampaikan terima kasih kepada warga dari berbagai daerah yang mendoakan Eril, anak sulungnya yang lahir di New York dan meninggal dunia di Swiss. "Terima kasih atas segala doa yang dipanjatkan. Semoga Allah membalas berlipat-lipat," tuturnya.
Kang juga berterima kasih kepada semua pihak yang membantu upaya pencarian Eril serta proses pemulangan jenazahnya dari Swiss ke Indonesia.