Sering Ngamuk, Perempuan Cantik di Purabaya Sukabumi Dikurung dalam Gubuk
WW diduga mengalami depresi hingga mengganggu kejiwaannya. Kambuhnya penyakit itu sekitar 10 tahun yang lalu atau tepatnya sewaktu pulang bekerja dari Arab Saudi.
"Sebelumnya, sudah akan kita tangani dengan niat mau di bawa ke RSMM Bogor. Namun, pihak keluarganya tidak ngerespons. Akhirnya sengaja dibuatkan gubuk atas inisiatif masyarakat supaya tidak keluyuran dan menggangu tetangganya," ujar dia.
Saat ini, Muspika Kecamatan Purabaya bersama tim dari Pusat Kesehatan Masyatakat (Puskesmas) Purabaya, tengah meninjau lokasi gubung yang kini menjadi tempat tinggal seorang perempuan ODGJ tersebut
"Iya, sekarang dokter dari Puskesmas Purabaya sedang di lokasi untuk memberi obat penenang kepada WW ini," ujar Mulyadi.
Mulyadi menambahkan, selain memberikan obat kepada WW, petugas dari Pemerintah Kecamatan Purabaya juga tengah melakukan koordinasi dengan seluruh stakeholder yang ada.
"Iya, tim juga sedang di lapangan untuk merumuskan lanjutan penanganannya. Kita sedang komunikasi sama keluarga WW, khususnya pada orang tuanya. Sementara, untuk suaminya sudah lama tidak ada atau bercerai. Jadi, nanti jika pihak keluarganya sepakat akan kita bawa ke RSMM Cilendek Bogor," ucapnya.
Editor: Asep Supiandi