Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Modus Ajak Makan Bakso, Pria Pengangguran Bawa Kabur Motor Janda di Mojokerto
Advertisement . Scroll to see content

Selama Pandemi Covid-19, 78.000 Wanita Jadi Janda karena Bercarai

Sabtu, 18 September 2021 - 22:48:00 WIB
Selama Pandemi Covid-19, 78.000 Wanita Jadi Janda karena Bercarai
Akta cerai. Akibat pandemi Covid-19, 78.000 pasangan suami istri (pasutri) bercerai di Malaysia. Berarti terdapat 78.000 wanita menjanda akibat pandemi di negeri jiran itu. (Foto: ilustrasi/istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

KUALA LUMPUR, iNews.id - Sebanyak 78.000 wanita jadi janda karena bercerai dengan suaminya selama pandemi Covid-19 atau sejak Maret 2020 hingga Agustus 2021. Pemicu perceraian itu didominasi alasan ekonomi dan tekanan mental.

Tingginya kasus perceraian pasutri selama pandemi itu terjadi di Malaysia. Fakta dan data perceraian tersebut disampaikan Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri Yaakob dalam sidang parlemen beberapa waktu lalu.

Ismail Sabri Yaakop merinci data dari pengadilan dan Departemen Kehakiman Syariah, sebanyak 66.440 pasangan merupakan muslim dan 10.346 dari agama lain.

Pandemi Covid-19 yang memicu penerapan pembatasan termasuk lockdown, kata Ismail, memberikan tekanan terhadap pasutri serta keluarga mereka.

“Krisis Covid-19 membuat pemerintah menerapkan MCO (perintah kendali pergerakan) sejak Maret tahun lalu. Masyarakat, terutama kalangan berisiko, disarankan untuk tinggal di rumah demi memprioritaskan kesehatan dan nyawa mereka. Hidup di bawah new normal terlihat berdampak pada beberapa aspek kehidupan, terutama institusi keluarga," kata Ismail.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut