Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 10 Rekomendasi Kuliner di Sumedang yang lagi Hits, Nomor 5 Terasa di Yogyakarta
Advertisement . Scroll to see content

Sejarah Sumedang sebagai Kota Kuno di Jabar, Ada Hubungan Kuat dengan Kerajaan Galuh

Senin, 23 Oktober 2023 - 19:19:00 WIB
Sejarah Sumedang sebagai Kota Kuno di Jabar, Ada Hubungan Kuat dengan Kerajaan Galuh
Sejarah Sumedang tidak terlepas dari kerajaan besar yang pernah berdiri di tatar Pasundan. (Foto: sumedangkab.go.id)
Advertisement . Scroll to see content

Pusat kota Sumedang juga dirancang pada masa ini. Sebelum Bandung dibangun pada abad ke-19, Sumedang adalah salah satu pusat budaya Sunda yang penting.

4. Masa Kolonial Belanda

Pangeran Aria Soeriaatmadja (Bupati Sumedang pada tahun 1882–1919), atau berjuluk  Pangeran Mekkah, karena wafat di Makkah Ketika Pakubuwana I harus memberikan konsesi kepada VOC, wilayah kekuasaan Sumedang diberikan kepada VOC, yang kemudian dipecah-pecah. Wilayah Sumedang pun menjadi seperti yang dikenal pada masa kemerdekaan Indonesia sekarang.

Sejarah Sumedang tak terlepas dari ciri khas sebagai kota kuno Pulau Jawa yang disebut Catur Gatra Tunggal, yaitu terdapat alun-alun sebagai pusat kota yang dikelilingi masjid agung, penjara, dan kantor pemerintahan. 

Di tengah alun-alun kota terdapat bangunan yang bernama Lingga, tugu peringatan yang dibangun pada tahun 1922. Dibuat oleh Pangeran Siching dari Negeri Belanda dan dipersembahkan untuk Pangeran Aria Suria Atmaja atas jasa-jasanya dalam mengembangkan Kabupaten Sumedang. 

Lingga diresmikan pada tanggal 22 Juli 1922 oleh Gubernur Jenderal Mr. Dr. Dirk Fock. Sampai saat ini Lingga dijadikan lambang daerah Kabupaten Sumedang dan tanggal 22 April diperingati sebagai hari jadi Kabupaten Sumedang. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut