Sejarah Gempa dan Tsunami di Selat Sunda, Paling Dahsyat Terjadi pada 1883
Berikut data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang mencatat sejarah gempa bumi dan tsunami di Selat Sunda:
* 4 Mei 1851 pernah terjadi di Teluk Betung, Kota Bandarlampung, pascagempa kuat di Selat Sunda terjadi tsunami setinggi 1,5 meter.
* 9 Januari 1852 terjadi gempa kuat yang memicu tsunami kecil.
* 27 Agustus 1883 terjadi tsunami dahsyat di atas 30 meter akibat erupsi Gunung Krakatau.
*23 Februari 1903 terjadi gempa magnitudo 7,9 berpusat di selatan Selat Sunda yang merusak Banten dan sekitarnya.
* 26 Maret 1928 terjadi tsunami kecil yang teramati Selat Sunda pasca gempa kuat.
* 22 April 1958 terjadi gempa kuat di Selat Sunda diiringi dengan kenaikan permukaan air laut atau tsunami.
* 22 Desember 2018. Selat Sunda dilanda tsunami akibat longsoran Gunung Anak Krakatau.
* 2 Agustus 2019 terjadi gempa Magnitudo 7,4 yang merusak Banten dan berpotensi tsunami.
Editor: Agus Warsudi