Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jabar Rawan Macet saat Mudik, Ini Pesan Kapolda
Advertisement . Scroll to see content

Sebut Jabar Rawan Macet dan Kecelakaan saat Mudik, Kapolda: Semua Jadi Perhatian

Sabtu, 16 April 2022 - 22:45:00 WIB
Sebut Jabar Rawan Macet dan Kecelakaan saat Mudik, Kapolda: Semua Jadi Perhatian
Kapolda Jabar Irjen Pol Suntana saat meninjau kesiapan pengamanan arus mudik di Simpang Gadog, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor. (FOTO: HUMAS POLDA JABAR)
Advertisement . Scroll to see content

BOGOR, iNews.id - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Barat Irjen Pol Suntana menyebut semua ruas jalan, terutama jalur mudik di wilayah Jawa Barat rawan macet dan kecelakaan. Karena itu, semua menjadi perhatian, akan mendapat pengamanan dan pelayanan sama selama arus mudik Lebaran

"Pada umumnya semua titik kami anggap rawan kecelakaan, kemacetan. Jadi semua kami perlakukan sama," kata Kapolda Jabar saat meninjau Pospol Simpang Gadog, Kabupaten Bogor, Sabtu (16/4/2022).

Namun, ujar Irjen Pol Suntana, ada sedikit perhatian khusus pada jalur yang kerap menimbulkan kecelakaan seperti tahun-tahun sebelumnya. "Tapi ada beberapa kejadian laka yah pada tahun lalu. Itu jadi fokus perhatian kami. Tempatnya ditanyakan ke dirlantas," ujar Irjen Pol Suntana.

Kapolda Jabar mengimbau semua pemudik yang membawa kendaraan baik mobil maupun motor, termasuk awak bus, untuk memastikan kendaraannya dalam kondisi baik sebelum digunakan. Jangan sampai mengalami kendala di jalan yang bisa merugikan semua pihak.

"Jangan sampai tidak sehat menyebabkan mogok di jalan dan menyebabkan hambatan buat pengguna jalan yang lain. Kotak perlengkapan P3K yang menjadi syarat kendaraan harus dilengkapi sebelum berangkat mudik maupun ke tempat wisata. Paatikan juga rekan-rekan yang mudik sudah divaksin booster untuk mempermudah di jalan," tutur Kapolda.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut