Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 2 Pelaku Perampokan-Pembunuhan di Toko Emas Kosambi Bandung Diduga Kabur ke Sumatera
Advertisement . Scroll to see content

Satu Lagi Pelaku Perampokan-Pembunuhan di Toko Emas Kosambi Bandung Tertangkap

Senin, 27 September 2021 - 11:32:00 WIB
Satu Lagi Pelaku Perampokan-Pembunuhan di Toko Emas Kosambi Bandung Tertangkap
Lokasi kejadian perampokan disertai pembunuhan di toko emas Gaya Baru, Jalan A Yani, Kosambi, Kota Bandung. (Foto: iNews.id/AGUS WARSUDI)
Advertisement . Scroll to see content

Diberitakan sebelumnya, kasus pencurian dan pembunuhan di toko emas Gaya Baru, Jalan A Yani, menggegerkan warga Kosambi, Kelurahan Kebonpisang, Kecamatan Sumurbandung, Kota Bandung pada Senin (20/9/2021).

Dalam peristiwa ini, selain menganiaya pemilik toko, T (60) sampai tewas, tiga pelaku S, A, dan Y, juga menggasak perhiasan emas. 

Saat ini, penyidik mendalami keterangan S, satu pelaku yang berhasil ditangkap pada Senin (20/9/2021). "Kami juga memeriksa empat. Jumlah saksi belum bertambah," ujar Kompol Septa.

Sementara itu, Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Rudi Trihandoyo mengatakan, Y dan A merupakan warga Bandung. Bersama pelaku S yang telah tertangkap, Y dan A melakukan pencurian dan pembunuhan di toko emas Gaya Baru, Kosambi, pada Senin (20/9/2021) dini hari.

"Dari tersangka S kami mengamankan barang bukti dua kalung dan liontin. Namun kami belum bisa memastikan apakah dua kalung dan liontin itu emas atau imitasi. Kami akan mengecek keasliannya ke ahli emas. Kami juga belum tahu nilainya berapa," kata Kasatreskrim Polrestabes Bandung, Rabu (22/9/2021).

Ditanya apakah para pelaku itu benar merupakan teknisi CCTV, AKBP Rudi Trihandoyo menyatakan, itu hanya modus operandi pelaku agar bisa masuk ke toko korban. Sebenarnya, tiga pelaku, S, A, dan Ya, bukan teknisi CCTV.

"Itu modus aja. Mereka bukan teknisi CCTV. Jadi mereka itu mendatangi toko korban dan menawarkan memasang CCTV. Saat di dalam mereka malakukan pembunuhan dan pencurian," ujar AKBP Rudi Trihandoyo.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut