Satu Keluarga Positif Covid-19 Dievakuasi Tim Proklamasi Garut
Kapolsek Tarogong Kaler Iptu Masrokan mengatakan, evakusi yang dilakukan petugas ini sebagai upaya tim Satgas Covid-19 Garut untuk mengoptimalkan layanan kesehatan bagi para pasien covid-19 yang tengaj menjalani isolasi mandiri dan mencegah penyebaran virus covid-19 karena kabupaten garut merupakan daerah tertinggi angka kematiannya di Jawa Barat.
"Petugas yang tergabung dalam program khusus layanan masa isolasi atau Proklamasi ini salah satu tugasnya melakukan tracing dan traking terhadap warga yang melakukan kontak erat dengan warga yang terpapar positif Covid-19. Tak hanya itu, mereka pun akan melakukan evakuasi terhadap pasien isoman untuk diisolasi secara terpusat," kata Kapolsek Tarogong Kaler.
Satgas Covid-19 Garut telah menetapkan sejumlah tempat dijadikan siolasi terpusat, antara lain rumah susun sederhana sewa atau rusunawa, Gedung Islamic Center Garut, dan tempat lainnya.
Diberitakan sebelumnya, aparat TNI, Polri, dan tenaga kesehatan (nakes) akan menjemput warga yang tengah menjalani isoman di rumah untuk dipindahkan ke tempat isolasi terpadu. Langkah ini dilakukan karena angka kematian pasien Covid-19 yang menjalani isoman di Kabupaten Garut, sangat memprihatinkan.
Bupati Garut Rudi Gunawan mengatakan, para pasien isoman ditempat di isolasi terpadu dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Garut terutama agar pasien positif tak menularkan kepada keluarga dan orang lain.
"Proklamasi diluncurkan bertepatan dengan momentum peringatan Hari Kemerdekaan ke-76 tahun RI. Program ini melibatkan TNI dari Batalyon Rider 303 Cibuluh, Sat Brimob Polda Jabar, Polres Garut, Kodim Garut, dan tenaga kesehatan," kata Bupati Garut.