Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 4 Begal Sadis di Palabuhanratu Sukabumi Diringkus Polisi, Ngaku Beraksi di 15 Lokasi
Advertisement . Scroll to see content

Santriwati di Sukabumi yang Hilang saat Naik Angkot Ditemukan di Jakarta, Begini Kronologinya

Jumat, 27 Mei 2022 - 10:01:00 WIB
Santriwati di Sukabumi yang Hilang saat Naik Angkot Ditemukan di Jakarta, Begini Kronologinya
Elsa Julianti (kerudung hitam) dipeluk ibunya Yati, saat kembali ke Sukabumi. (FOTO: DHARMAWAN HADI)
Advertisement . Scroll to see content

Setelah dua hari di Kota Sukabumi, tutur Kapolsek Sukalarang, perbekalan uang yang dibawa Elsa habis. Dari situ, Elsa mulai berpikir untuk bekerja. Setelah mendapat informasi dari temannya ada lowongan pekerjaan di Jakarta, lalu santriwati tersebut janjian dengan agen penyalur asisten rumah tangga di wilayah Gekbrong untuk berangkat ke Jakarta. 

"EJ (Elsa Julianti) ditemukan di Mangga Dua Jakarta dan bekerja di sana sebagai pengasuh anak di sana. Lalu anggota kepolisian yang dipimpin Kanit Reskrim menjemputnya di lokasi tersebut," tutur Kapolsek Sukalarang.

Sementara itu, Junaedi (38) ayah Elsa, mengatakan, sangat berterima kasih kepada kepolisian atas ditemukan anaknya tersebut. "Alhamdulillah senang bisa ditemukan dari bapak polisi sudah bantu saya. Alhamdulillah gitu aja, anak saya sudah ditemukan lagi," kata Juanedi. 

Diberitakan sebelumnya, Elsa Julianti (16), santriwati dilaporkan hilang oleh keluarganya saat berangkat dari rumah dengan tujuan ke pesantren tempatnya menuntut ilmu. Sebelum hilang, Elsa sempat mengirimkan pesan meminta tolong karena dibawa kabur oleh sopir angkutan kota (angkot) yang dinaiki.

Elsa Julianti, warga Kampung Nyalindung RT 12/03, Desa Titisan, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, merupakan anak pertama pasangan suami istri Junaedi (38) dan Ati (39). Dia menuntut ilmu di Pondok Pesantren (ponpes) di daerah Ciburial, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi. 

"Pada Sabtu (21/5/2022), Elsa pulang ke rumah mengambil keperluan selama berada di pesantren. Setelah 3 hari di rumah, pada Senin (23/5/2022), dia pamit akan berangkat kembali ke pesantren," kata Junaedi kepada MNC Portal Indonesia (MPI), Kamis (26/5/2022). 

Junaedi menyatakan, saat pergi dari rumah, Elsa diantarkan oleh uwaknya menggunakan sepeda motor ke jalan raya. Kemudian Elsa melanjutkan perjalanan dengan menaiki angkot untuk sampai ke pesantren. Namun di tengah perjalanan itu, tiba-tiba Elsa mengirimkan pesan WhatsApp (WA) kepada temannya dan meminta tolong.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut