Sambut 69 ABK Diamond Princess, Pelabuhan PLTU Indramayu Disterilisasi
Minggu, 01 Maret 2020 - 20:15:00 WIB
“Dipilihnya pelabuhan milik PLTU ini karena jaraknya yang dekat dengan Pulau Sebaru Kecil, sebagai tempat monitoring kesehatan seluruh ABK Diamond Princess,” ujarnya.
Sebelumnya, Muhadjir menyatakan, ke-69 ABK kapal pesiar Diamond Princess yang dievakuasi dan akan menjalani observasi selama 28 hari di Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu dalam kondisi sehat.
Menurut Muhadjir, pemerintah Jepang tidak akan melepaskan ABK kapal pesiar itu jika dalam kondisi sakit. “Kalau dalam kondisi sakit tidak mungkin bisa dievakuasi. Jadi, sakit apa pun itu tidak boleh dievakuasi. Tapi, kita disarankan untuk memperdalam dan penuh kehati-hatian,” katanya.
Editor: Kastolani Marzuki