Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pemkot Cimahi Alokasikan Anggaran Rehab 758 Rutilahu, Ini Syarat Penerima
Advertisement . Scroll to see content

Rutilahu di Kota Cirebon Tinggi, Daftar Tunggu Bantuan Capai 4.300 Rumah

Selasa, 23 November 2021 - 11:18:00 WIB
Rutilahu di Kota Cirebon Tinggi, Daftar Tunggu Bantuan Capai 4.300 Rumah
Program bantuan rutilahu terus digenjot di Kota Cirebon, meski alokasi tahun ini hanya untuk 600 unit. (Foto: iNews.id/Hasan Hidayat)
Advertisement . Scroll to see content

Jumlah waiting list tersebut, dijelaskan Wadi, di luar 600 unit rutilahu yang dikerjakan tahun 2021 ini dengan anggaran yang bersumber dari bantuan Provinsi, pada tahun ini Kota Cirebon mendapatkan 600 paket bantuan rutilahu yang pekerjaannya dilakukan oleh Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) di masing-masing kelurahan.

"Tahun ini, bantuan untuk 600 unit dari provinsi, per rumah dapat 17,5 juta, dengan rincian, 16,5 untuk pengadaan material, 700 ribu untuk ongkos tukang serta 300 ribu untuk administrasi BKM," jelas Wadi.

Mengenai nasib dari 4.300 rutilahu yang masuk daftar waiting list, kata Wadi, saat ini menjadi tugas bersama untuk diselesaikan secara berkesinambungan, karena jika hanya mengandalkan APBD Kota Cirebon, maka jauh dari yang diharapkan. 

"Kalau tiga sumber maksimal, dari pusat, provinsi dan kita, bisa selesai dalam lima tahun, hitung saja dari Provinsi 600, pusat itu 300 sampai 400, ditambah kita, misal 1.000 setiap tahun, maka butuh waktu sampai 4 tahun untuk selesai," kata WAdi.

Ditambahkan Wadi, rutilahu yang bisa dicover oleh bantuan melalui fasilitasi DPRKP juga memiliki beberapa ketentuan, di antaranya adalah rumah yang tidak memiliki kontruksi, rumah yang lantainya masih tanah, rumah tanpa ventilasi serta rumah yang belum memiliki MCK.

"Jadi rutilahu itu ada beberapa ketentuannya agar bisa diberi bantuan. Sebanyak 4.300 itu nunggu anggaran, apakah nanti dari pusat, provinsi atau APBD, yang pasti untuk APBD di daerah, ketentuannya masih menunggu Perwali," ucapnya. 

Editor: Asep Supiandi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut