Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ini 5 Tuntutan Pengunjuk Rasa di Al Zaytun, Poin Pertama: Usut Tuntas Ajaran Sesat
Advertisement . Scroll to see content

Ridwan Kamil Tunggu Rekomendasi Kemenag dan MUI untuk Tindak Al Zaytun

Kamis, 15 Juni 2023 - 20:34:00 WIB
Ridwan Kamil Tunggu Rekomendasi Kemenag dan MUI untuk Tindak Al Zaytun
Gubernur Jabar Ridwan Kamil menunggu rekomendasi Kemenag dan MUI untuk menentukan tindakan terhadap Al Zaytun. (FOTO: ERVAN DAVID)
Advertisement . Scroll to see content

Jadi, ujar Kang Emil, sapaan akrabnya, yang harus melakukan langkah pertama itu, Kementerian Agama (Kemenag) melalui Kanwil Kemenag Jabar seusai peraturan perundang-undangan. "Tetapi urusan kondusivitas, ngejaga keamanan, demonya tidak merusak, itu urusan pemerintah daerah," ujar Kang Emil.

Sedangkan terkait kurikulum pendidikan di pesantren, konten dakwah, fikih, dan fatwa itu ada di Kemenag. "Jadi kami menunggu rekomendasi dari mereka (Kemenag) terkait Al Zaytun. Setelah itu, kami akan rapatkan tindakan apa yang bisa kami lakukan," kata Ridwan Kamil.

Diketahui, Ponpes Al Zaytun terus menuai kontroversi dan polemik di masyarakat. Selain karena praktik keagamaan yang dinilai tidak lazim, beberapa pernyataan pimpinan Al Zaytun, Panji Gumilang alias Abu Toto, juga membuat geram masyarakat.

Puncak kekesalan masyarakat, terutama di Kabupaten Indramayu, menggelar unjuk rasa di halaman Ponpes Al Zaytun, Kamis (15/6/2023).

Unjuk rasa digelar massa Forum Indramayu Menggugat (FIM) itu karena pemerintah tidak kunjung melakukan tindakan tegas terhadap Ponpes Al Zaytun. Padahal, praktik keagamaan tak lazim dan pernyataan-pernyataan kontroversial Panji Gumilang telah membuat masyarakat resah.

Salah satu potongan video yang tengah menjadi sorotan publik beberapa waktu lalu adalah pimpinan Al Zaytun Panji Gumilang mengaku sebagai komunis di hadapan para santri. Video tersebut menyebar hingga viral di berbagai platform media sosial (medsos) dan menuai kontroversi. 

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut