Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mural Is Dead, Ridwan Kamil Ajak Dialog Pekerja Seni untuk Rumuskan Batasan
Advertisement . Scroll to see content

Ridwan Kamil soal Pentingnya Vaksinasi: Tak Ada yang Aman sampai Semuanya Terlindungi

Kamis, 02 September 2021 - 07:00:00 WIB
Ridwan Kamil soal Pentingnya Vaksinasi: Tak Ada yang Aman sampai Semuanya Terlindungi
Gubernur Jabar Ridwan Kamil. (Foto: Humas Pemprov Jabar) 
Advertisement . Scroll to see content

"Ada provinsi yang penduduknya sedikit, tapi vaksinnya banyak. Ada provinsi besar seperti Jabar vaksinnya sedikit yang ngasihnya. Maka kalau dipersentasekan masih jauh. Padahal, jumlah vaksinnya saja sedikit. Jadi, kalau Desember mau beres tolong suplai ke Jabar tidak kurang 15 juta dosis per bulan," ucap Gubernur.

Masalah lain, ujar Kang Emil, teritorial wilayah Jabar luas dan acak berdampak kepada kecepatan vaksinasi. Hal itu sebanding dengan dukungan infrastruktur, khususnya di sektor layanan kesehatan. Saat ini, Jabar hanya memiliki sekitar 1.000 puskesmas di 27 kabupaten/kota.

"Teritorial di Jabar itu beragam. Jadi tak bisa dibandingkan dengan yang homogen. Jabar itu ada kota dan kabupaten pedalaman, pelosok yang jangkauannya susah secara mobilitas. Infrastruktur juga terbatas dan tidak merata. Jumlah puskesmas kita hanya 1.000-an, padahal standar WHO 5.000-an," ujar Kang Emil. 

Kang Emil juga menempatkan persoalan Jabar sebagai daerah otonom di mana Pemprov Jabar tidak memiliki kuasa  dalam menentukan kuota vaksin per daerah. Hal itu menciptakan kendala dalam penyerapan vaksin di daerah. 

"Pada saat suplai vaksin tak menentu, urutannya itu pemerintah pusat memberikan kuota kepada kota kabupaten angkanya sudah dikunci. Kemudian, provinsi ditugaskan mengirimkan. Jadi, tugas provinsi ini dalam pandangan saya memang kurang maksimal karena yang ngatur kuota kabupaten/kota itu dari pusat," tuturnya. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut