Ridwan Kamil Disebut Cawapres Paling Potensial Menang Pilpres 2024, Ini Kata Pengamat
Menurut Karim Suryadi, keberhasilan Jabar mengatasi pandemi dan mendorong pemulihan ekonomi adalah prestasi tambahan Ridwan Kamil yang bisa ditransformasi menjadi modal politik.
"Dalam pandangan saya, jangankan untuk wapres, bahkan untuk jabatan presiden pun Ridwan Kamil punya kapasitas. Sayangnya, Ridwan Kamil tidak memiliki partai politik. Lebih disayangkan lagi karena tiket untuk capres seperti sudah diborong oleh petinggi parpol," tutur Karim Suryadi.
Masalah utama pencalonan Ridwan Kamil, kata Karim Suryadi, adalah soal memenangkan tiket yang digenggam parpol. Jika parpol berambisi ikut kontestasi dan memaksakan pimpinannya maju, peluang munculnya tokoh di luar struktur partai kian kecil. "Harapan kita pilpres sebagai ajang penyegaran politik nasional juga makin tipis," ucap Karim.
Karim juga menilai, Ridwan Kamil yang digadang-gadang sebagai cawapres unggulan bukan karena kapasitasnya yang tidak memadai sebagi capres, tapi lebih karena keterbatasan akses pada tiket capres.
"Jabatan gubernur sendiri adalah "laboratorim politik" paling tepat untuk seorang tokoh mencalonkan sebagai presiden. Karena itu, sangat masuk akal dan bisa dipertanggungjawabkan jika calon presiden memiliki pengalaman menangani urusan warga selevel provinsi, sebab apa yang ditangani presiden juga menjadi urusan gubernur," ujarnya.