Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ridwan Kamil Disebut-Sebut Kandidat Pengganti AHY, Demokrat Jabar: Mereka Semakin Kerasukan
Advertisement . Scroll to see content

Ridwan Kamil Diincar Parpol, Pakar: Wajar, Magnet Politiknya Dinilai Kuat

Rabu, 03 Maret 2021 - 11:37:00 WIB
Ridwan Kamil Diincar Parpol, Pakar: Wajar, Magnet Politiknya Dinilai Kuat
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil dinilai memiliki magnet politik yang kuat hingga menjadi incaran parpol. (Foto: Dok/MPI)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Nama Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, belakangan santer dikabarkan sedang diincar untuk menempati jabatan tinggi di tubuh parpol. Sebelumnya Ridwan Kamil digadang-gadang bakal memimpin Partai Golkar Jabar dan belakangan juga santer disebut-sebut menjadi salah satu kandidat pemimpin Partai Demokrat.

Namun, hingga saat ini, pria yang akrab disapa Kang Emil itu belum menunjukkan ketertarikannya bergabung dengan parpol. Dia beralasan, ingin fokus menyelesaikan amanah yang diberikan warga Jabar sebagai gubernur.

Menanggapi fenomena tersebut, pakar politik dan pemerintahan Universitas Padjadjaran (Unpad), Firman Manan, mengatakan, fenomena tersebut tak lepas dari sistem yang selama ini diterapkan parpol, baik di tingkat daerah maupun nasional yang menjadikan elektabilitas sebagai salah satu ukuran rekrutmen.

"Apalagi, berdasarkan hasil survei sejumlah lembaga survei kredibel, selama ini Kang Emil selalu masuk jajaran lima besar," kata Firman, Rabu (3/3/2021).

Alasan lainnya, lanjut Firman, Ridwan Kamil hingga saat ini belum berpartai. Dengan kondisi tersebut menurutnya wajar bila parpol mengincar Ridwan Kamil. Apalagi, kata Firman, parpol pun kini tengah memasang kuda-kuda untuk menghadapi ajang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut