Ridwan Kamil Bisiki Presiden Jokowi, Pamer Capaian Vaksinasi di Jabar 83 Persen
Presiden mengapresiasi TNI dan Polri yang mendukung penuh program vaksinasi. Berkat kerja sama semua pihak, capaian vaksinasi di Indonesia kini berada di urutan keempat dunia setelah China, Brazil, dan Amerika. "Kita ini vaksinasi nomor 4 di dunia setelah China, Brazil, Amerika, dan Indonesia," ucap Presiden.
Jokowi menambahkan, pandemi Covid-19 tidak boleh menghentikan transformasi besar-besaran di Indonesia yang kini terus berjalan berjalan, yakni yakni transformasi ekonomi, ekonomi hijau, dan transformasi ekonomi digital. "Pandemi COVID-19 tidak boleh menghentikan transformasi besar yang kita lakukan, harus terus berjalan," ujarnya.
Menurut Presiden, nilai-nilai Pancasila berperan penting terhadap penurunan angka Covid-19 di Indonesia. Hal tersebut terbukti dari angka kasus Covid-19 yang bisa turun signifikan berkat gotong royong masyarakat yang merupakan salah satu nalai dari Pancasila.
Pada pertengahan 2021, kata Presiden, angka pertambahan kasus harian mencapai 56.000 pasien. Sedangkan kini dapat menurun hingga sekitar 100 hingga 200 kasus per hari.
"Kenapa kita bisa menurunkan drastis dari 56.000 ke angka 100, karena kita memiliki gotong royong, Pancasila kita dari situ," kata Presiden Jokowi.
Di masa pandemi, ujar Jokowi, berbagai elemen masyarakat saling membantu satu sama lain. Masyarakat yang berkecukupan di desa hingga tingkat RW, menurutnya masih bersedia untuk meminjamkan fasilitas untuk ruang isolasi warga lainnya. "Yang punya mau memberi sembako kepada yang kesusahan. Itu saya lihat betul. Implementasi dari Pancasila itu ada," ujar Presiden.
Penerapan nilai-nilai Pancasila, tutur Presiden Jokowi, juga terlihat dari angka vaksinasi yang telah mencapai 70 persen di 30 provinsi atau sudah ada 297 juta orang yang mendapat vaksin.
Editor: Agus Warsudi