Ridwan Kami Ingin Ada Forum Komunikasi BUMN di Jabar
Menteri BUMN Rini Soemarno mendukung penuh adanya forum tersebut. Melalui forum itu, produk-produk BUMN akan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Jabar. Bahkan lebih jauh, apabila produk BUMN bisa dikembangkan akan berdampak pada penyerapan tenaga kerja.
"Forum BUMN dan Pemprov Jabar saya rasa sangat baik karena komunikasinya dua arah," kata Menteri Rini.
"Kalau kita bisa mengembangkan produk-produk (BUMN) yang dimanfaatkan oleh Provinsi Jabar, tentunya tidak terlepas kita harapkan industrinya makin berkembang dan bisa menyerap tenaga kerja makin banyak untuk masyarakat,” ujarnya.
Salah satu implementasi sinergi yang telah yakni Pemprov Jabar dengan PT Pindad (Persero). Emil mengaku dua bulan lalu pihaknya meminta Pindad untuk membuat alat pengeruk sampah di sungai yang disebut tongkang pengumpul sampah.
Sementara itu, dalam rangka ulang tahun ke-27, PT Len Industri (Persero) meluncurkan berbagai produk hasil karya anak bangsa. Seperti produk inovasi sistem solar PV (Photovoltaics) untuk perumahan dan perkantoran bernama LenSolar. Ada pula LenRescue, sebuah peralatan Fast Emergency Responder (perespon darurat cepat) yang dapat menyediakan sumber energi dan perlengkapan darurat seperti dalam kondisi bencana alam. Menteri Rini menamai produk ini LenTera.
Selain itu, pada kesempatan ini Menteri Rini juga melepas berbagai produk perusahaan BUMN untuk diekspor ke luar negeri. Nilai ekspor ini mencapai 5,2 juta Dollar AS yang menyerap tenaga kerja hingga 3.500 orang pegawai.
Produk ekspor ini buatan PT Pindad (Persero) yang akan diekspor ke Thailand, produk PT Dahana (Persero) akan diekspor ke Australia, dan vaksin produksi PT Bio Farma (Persero) yang akan di ekspor ke India, Pakistan, Turki, dan Honduras.
Editor: Donald Karouw