Ribuan Pengunjung Positif Covid-19 Bebas Masuk Mal, Pemkot Bandung Lakukan Antisipasi
Ema menyatakan, ada kecenderungan pengelola mal meloloskan orang positif Covid-19 masuk mal. Seharusnya hal itu tidak boleh terjadi. "Ya ini kan (orang positif Covid-19 bisa masuk mal karena) lemah di pengawasan kalau saya lihat," ujar Ema.
Sekda Kota Bandung meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) merinci dan membuka data mal yang meloloskan ribuan pengunjung positif Covid-19 masuk mal itu di provinsi atau kota mana agar tidak saling mendiskreditkan.
"Apa semua pengawasan ini mampu dilakukan oleh Gugus Tugas Penanganan Pandemi Covid-19, tidak. Seharusnya terbangun kesadaran secara kolektif. Dari seluruh yang berkaitan dengan ini. Satgas di mal, ya yang bener lah menjalankan tugasnya," tutur Sekda.
Menurut Ema, jika pengelola mal mendapati pengunjung yang positif Covid-19 meskipun telah dua kali melakukan vaksinasi diketahui melalui aplikasi PeduliLindungi, tetap jangan diizinkan masuk dengan alasan apapun.
Bahkan seharusnya pengelola mal segera melapor ke petugas kesehatan. Orang positif Covid-19 itu akan dikejar, dilacak, dan harus ditangani. "Misalnya saya hitam, ya saya jangan (masuk mal), dengan alasan apapun. Kan bahaya kalau orang yang memang sedang terkonfirmasi kemudian jalan-jalan," ucap Ema.