Ribuan Guru Honorer di Cianjur Akan Mogok Mengajar, Ini Alasannya
Salah satunya dengan mengalihkan anggaran yang seharusnya untuk RTRW ke dana insentif guru honorer karena untuk RTRW tidak lagi berupa anggaran program melainkan langsung pemberian insentif dengan nilai sekitar Rp4 juta.
"Seharusnya di perubahan anggaran sudah mulai berjalan, tapi kemungkinan baru dipastikan terealisasi di 2020. Pemberian insentif tersebut bisa dilakukan secara bertahap, mulai dari guru yang sudah masuk kategori 2," katanya.
Selanjutnya, kata dia, pemberian insentif bagi honorer di luar kategori 2 karena pemberian insentif perlu dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan guru. "IPM Cianjur jelek, salah satunya karena kurang inovatifnya tenaga pengajar," katanya.
Dia menjelaskan, kurangnya inovatifnya guru karena belum sejahtera, sehingga ke depannya guru harus inovatif dan pemerintah daerah harus menjamin kesejahteraannya terutama guru honorer.
Editor: Kastolani Marzuki