Resmikan Kampung Tangguh Bersinar, Wali Kota Oded: Jangan Lengah dari Bahaya Narkoba
"Saya yakin kita akan terus perkuat Kampung Tangguh ini di setiap kelurahan. Kita perlu sampaikan kepada seluruh elemen masyrakat Kota Bandung, narkoba ini kejahatan, berbahaya. Mari perkuat barisan. Narkoba adalah persoalan negeri yang sangat krusial dan kejahatan luar biasa," tutur Mang Oded.
Sementara itu, Kapolrestabes Kota Bandung Kombes Pol Aswin Sipayung mengatakan, salah satu program strategis dalam menangkal bahaya peredaran dan penyalahgunaan narkoba adalah menempatkan petugas Bhabinkamibmas untuk siaga di setiap kelurahan.
Hal itu dilakukan untuk memetakan secara cermat dan terperinci mengenai peredaran narkoba di satu kawasan. "Kebijakan setiap kelurahan menjadi posn Bhabinkamtibmas. Dalam lingkup kecil, lebih mudah mendata, siapa yang menjadi pemakai aktif, pasif, atau bahkan pengedar," kata Kapolrestabes Bandung.
Polrestabes Bandung, ujar Kombes Pol Aswin, akan bergandengan tangan dengan Pemkot Bandung dan Kodim 0618/BS Kota Bandung dalam mengantisipasi bahaya peredaran dan penylahgunaan narkoba memalui Kampung Tangguh Bersinar.
"Kami akan membangun Kampung Tangguh Bersinar di setiap kelurahan. Jadi Babinsa dan Bhabinkamtibmas bersama-sama melihat mana korban penyalahgunaan narkoba yang perlu kita rehab supaya tidak berlanjut menjadi bandar," ujarnya.
Sementara itu, Kasat Reserse Narkoba Polrestabes Bandung AKBP Ricky Hendarsyah mengatakan, Kampung Tangguh Bersinar diharapkan mampu menekan peredaran narkotika di Kota Bandung.
"Selama pandemi, tren peredaran dan penyalahgunaan narkoba mengalami penurunan. Karena itu, kami mendorong Pemkot dan Polrestabes Bandung membentuk Kampung Tangguh Bersinar di 151 kelurahan," kata Ricky.
Editor: Agus Warsudi