Rentetan Gempa Bumi Guncang Jawa Barat, Ini Analisis BMKG
Di hari yang sama, gempa kembali mengguncang wilayah Kabupaten Karawang pada pukul 19.54 WIB dengan magnitudo 4,7. Pusat gempa berada di darat, sekitar 19 kilometer tenggara Kabupaten Bekasi, dengan kedalaman 10 kilometer.
BMKG menjelaskan, gempa ini dipicu aktivitas sesar naik busur belakang Jawa Barat (West Java back arc thrust).
Menurut BMKG, kebetulan waktu terjadinya gempa yang berdekatan membuat masyarakat mengira adanya keterkaitan. Padahal, Indonesia memiliki banyak sumber gempa aktif yang bisa memicu guncangan dalam waktu berdekatan.
“Sumber gempa beda, driving force beda, masing-masing punya proses akumulasi sendiri-sendiri yang berbeda, sangat jauh kedua sumber. Jika waktu dekatan hanya kebetulan saja saking banyaknya sumber gempa di Indonesia,” kata Daryono.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada, tetapi tidak panik berlebihan. Informasi resmi dari BMKG menjadi rujukan utama agar tidak terjebak isu atau hoaks yang beredar.
“BMKG selalu mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar,” ucapnya.
Editor: Donald Karouw