Ratusan Monyet Turun dari Gunung Galunggung Tasikmalaya, Serang Warung Warga
"Monyet-monyet yang menyerang dan membongkar kios warung milik pedagang ini diduga kelaparan karena biasanya mereka sering mendapatkan makanan dari para pengunjung objek wisata Cipanas Gunung Galungung. Namun sejak pemberlakuan PPKM dan objek wisata tutup, mereka tidak lagi mendapatkan makanan dari pengunjung," kata Undang, pemilik kios di objek wisata Cipanas Galunggung.
Undang menyatakan, lima warung yang dibongkar kawanan monyet. Saat pemiliknya datang untuk melihat kondisi kios, kawanan monyet masih berada di dalamnya. Biasanya kawanan monyet menyerang sore hari saat suasana sudah sepi.
"Uuntuk mengusir kawanan monyet yang jumlahnya ratusan bahkan ribuan di kawasan Gunung Galunggung ini, para pedagang mengunakan kayu atau ditakut-takuti dengan senjata angin," ujar Undang.
Para pedagang, tutur Undang, berharap objek wisata bisa kembali dibuka. Selama ditutup, para pemilik kios menganggur dan tak memiliki penghasilan lain.
"Bahkan kami terpaksa meminjam (berutang) kepada orang lain untuk kehidupan sehari hari. Kerugian yang dialami oleh pedagang yang kiosnya dibongkar oleh kawanan monyet sekitar Rp5 jutaan," tutur Undang.