Ratusan ASN Pemkot Cirebon Terkejut Dites Urine Mendadak seusai Apel Pagi
Data tersebut, tutur Azis, sangat mengkhawatirkan karena bisa merusak kelangsungan generasi bangsa. Karenanya, perlu sinergitas semua elemen untuk menekan penyalahgunaan narkotika. "Hari ini berkumpul untuk menggelorakan komitmen pemerintah daerah untkk deteksi dini peredaran gelap narkoba," tutur Azis.
Wali Kota Cirebon mengatakan, semua pihak harus berjuang bersama menjadi pelopor dan memfasilitas terkait pencegahan peredaran gelap narkoba. ASN yang dites urin sebanyak 160 orang terdiri atas esleon II, III dan IV.
"Sebagai upaya tindak lanjut pencegahan narkoba, saya apresiasi mendukung upaya pencegahan narkoba di lingkungan Pemkot Cirebon melalui apel gabungan dan dilanjutkan tes urine sebagai bentuk komitmen jajaran Pemda menjadikan Kota Cirebon terbebas dari peredaran gelap narkoba yang merusak tatanan sosial masyatakat," ucap Wali Kota.
"Tes urine ini harus jujur dan alamiah dan bisa kerja sama dan tertib sesuai petunjuk tim pemeriksa BNN Kota Cirebon. Bagi yang belum tes urine untuk hari ini dikejar tes urine. Kita tunjukkan Pemkot Cerebon berperan melawan narkoba," ujarnya.
Sementara itu, Kepala BNN Kota Cirebon, AKBP Budi Bakhtiar mengatakan, BNN mengedepankan pencegahan dan rehabilitasi dalam penanganan penyalahgunaan narkotika.
"Tes urin ini sebagai bentuk deteksi dini, saya berterima kasih kepada Pak Walikota yang melaksanakan tes urine di lingkungan Pemkot Cirebon," kta AKBP Budi Bakhtiar.
Editor: Agus Warsudi