Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ribuan Kendaraan Tinggalkan Bandung Hindari Puncak Arus Balik Libur Panjang
Advertisement . Scroll to see content

Rapid Test Acak di Objek Wisata Jabar Diintensifkan sampai Libur Panjang Usai

Sabtu, 31 Oktober 2020 - 15:46:00 WIB
Rapid Test Acak di Objek Wisata Jabar Diintensifkan sampai Libur Panjang Usai
Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Daerah Provinsi Jabar Daud Achmad memaparkan perkembangan hasil rapid test acak di Gedung Sate, Kota Bandung, Sabtu (31/10/2020). SINDOnews/Agung Bakti Sarasa
Advertisement . Scroll to see content

"Kami memang mengadakan (rapid) test secara acak di pusat kerumunan, tempat wisata, kemudian pasar, dan juga ada kemungkinan upacara peringatan Maulid Nabi," kata Daud dalam konferensi pers di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Sabtu (31/10/2020).

Berdasarkan data per Kamis (29/10/2020) lalu, ujar Daud, Kabupaten Bogor menempati urutan pertama dengan jumlah wisatawan yang dinyatakan reaktif berdasarkan hasil rapid test acak. "Dari 900 wisatawan yang menjalani rapid test, ada sekitar 50 orang positif dan langsung menjalani swab test," ujar dia.

Di daerah lain, tutur Daud, 1 wisatawan dinyatakan reaktif berdasarkan hasil rapid test acak terhadap 77 orang. Sementara di Cirebon, dari 100 orang yang menjalani rapid test, hasilnya tidak ada yang reaktif.

Daud menuturkan, bagi wisatawan yang dinyatakan reaktif langsung tes swab dan diminta melakukan isolasi mandiri hingga hasilnya keluar. Data wisatawan yang dinyatakan positif nantinya juga disampaikan kepada dinas kesehatan dimana wisatawan itu berdomisili.

Dia berharap, di akhir operasi, pihaknya mendapati data hasil rapid test acak yang digelar di 54 titik tersebar di 14 kabupaten/kota itu. "Semuanya sudah lakukan swab test dan hasilnya baru keluar tiga sampai empat hari," tutur Daud.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut