Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Tangkap 2 Pelaku Penyerangan Driver Ojol di Jalan Titiran Bandung
Advertisement . Scroll to see content

Puluhan Driver Ojol Kepung Polrestabes Bandung, Laporkan Kasus Penodongan Pakai Senpi

Selasa, 09 November 2021 - 10:44:00 WIB
Puluhan Driver Ojol Kepung Polrestabes Bandung, Laporkan Kasus Penodongan Pakai Senpi
Puluhan driver ojol mengepung Polrestabes Bandung pada Senin (8/11/2021) menjelang tengah malam. Mereka menuntut polisi mengusut tuntas kasus penodongan menggunakan senpi. (Foto: ISTIMEWA)
Advertisement . Scroll to see content

Kemudian, ujar Cahyana, terlapor YM mengeluarkan benda mirip senpi jenis FN. Bahkan, terlapor YM meletuskan senjata itu sambil melontarkan ancaman. "Dia bilang, 'Sia tong macem-macem ka aing'," ujar Cahyana. 

Seusai mengintimidasi, terlapor menyuruh korban Cahyana dan empat driver Ojol meninggalkan kafe. "Saya ke sini bersama dengan teman-teman untuk membuat laporan polisi karena kemarin saya mendapat pengancaman menggunakan senjata api," tutur Cahyana.

Cahyana mengatakan, masalah dengan YM berawal saat Cahyana dituduh mengajak rekan sesama Ojol untuk tidak beroperasi menarik penumpang akibat ada penyesuaian tarif baru untuk para Ojol.

Sebelum kejadian pengancaman, dia sempat ingin datang ke kantor perusahaan ojol untuk memberikan klarifikasi. Namun, justru Cahyana diminta oleh YM untuk bertemu di kafe yang menjadi lokasi pengancaman tersebut.

Korban Cahyana telah membuat laporan dengan terlapor YM ke Satreskrim Polrestabes Bandung. Laporan polisi Cahyana nomor laporan polisi LP/B/645/XI/2021/SPKT/Polrestabes Bandung/Polda Jabar. 

Setelah membuat laporan, Cahyana menjalani pemeriksaan untuk pendalaman. Saat ini kasus pengancaman terhadap Cahyana, tengah dalam penyelidikan Satreskrim Polrestabes Bandung.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut