PTPN VIII Siapkan 487 Hektare Lahan di Subang untuk Kawasan Industri Baru
Yudayat menuturkan, lahan tak produktif eks perkebunan yang disiapkan untuk kawasan industri ini tidak semua lahan dialihfungsikan. Dari 2.500 hektare lahan Perkebunan Wangunreja, hanya 487 hektare atau kurang dari satu perempat lahan yang dimamfaatkan kawasan industri.
Pembangunan kawasan industri tersebut dilakukan untuk memanfaatkan peluang atas beroperasinya Pelabuhan Patimban di utara Subang, operasional Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati Majalengka, dan akses Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali).
Tidak hanya mengembangkan kawasan industri, tutur Yudayat, PTPN juga mengembagkan kawasan wisata, namun lokasinya berbeda. Untuk kawasan wisata akan dikembangkan di wilayah Subang yang bersuhu dingin, seperti Ciater dan Walini.
Rencana PTPN VIII ini, sejalan dengan rencana Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, yang berniat membuat kawasan Metropolitan Rebana di utara Subang, Majalengka, dan Indramayu.
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, Rebana Metropolitan diproyeksikan sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi Jabar di masa depan. Setiap kawasan industri yang berada di dalamnya, akan dikembangkan dengan prinsip terintegrasi, inovatif, kolaboratif, berdaya saing tinggi, dan berkelanjutan.